M8 di Turki Januari 2027, M Series Pertama Kali Tembus Eropa
Moonton Games telah mengumumkan bahwa Turkiye akan menjadi tuan rumah bagi M8 World Championship Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) yang diadakan pada Januari 2027. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh CEO Moonton Games, Cloud Zhang, pada acara Grand Final M7 di Jakarta.
Pemilihan Turkiye sebagai tuan rumah adalah tonggak sejarah baru dalam ekosistem esports MLBB. Ini merupakan pertama kalinya ajang M Series berlangsung di Eropa, menandakan langkah ekspansi yang serius untuk komunitas game di wilayah tersebut.
Dalam sesi wawancara, Tiger Xu selaku Global Head of MLBB Esports di Moonton Games juga mengungkapkan betapa pentingnya momen ini bagi perkembangan esports MLBB secara global. Dia menekankan bahwa langkah ini menjadi tanda pergeseran signifikan dalam strategi pemasaran dan pertumbuhan mereka.
Pentingnya M8 World Championship Bagi Komunitas Esports
Pengumuman tentang M8 menjadi sorotan khusus bagi penggemar dan pemain di seluruh dunia. Dengan turunnya kompetisi besar ke Eropa, banyak berharap bahwa ini akan meningkatkan minat dan partisipasi dalam esports, khususnya untuk MLBB. Esports di Eropa kini mendapatkan momentum baru dengan berita ini.
Pengembangan esports di luar Asia Tenggara mengindikasikan bahwa Moonton bercita-cita untuk memperkuat toko di pasar global. Hal ini juga membuka berbagai peluang bagi para pemain dan tim dari berbagai negara untuk berpartisipasi dan bersaing di panggung besar.
Berbagai acara dan turnamen yang diadakan di Eropa diharapkan tak hanya meningkatkan basis pemain tetapi juga memperbesar audiens di wilayah tersebut. M8 adalah saat yang tepat bagi Moonton untuk meningkatkan engagement di pasar yang sedang tumbuh ini.
Prospek Masa Depan M Series Dalam Ekosistem Esports
Pemilihan lokasi M8 di Turkiye bukanlah keputusan yang asal-asalan. Ini merupakan bagian dari roadmap yang lebih besar untuk MLBB Esports, yang telah direncanakan hingga 2026. Moonton melakukan penelitian mendalam untuk memilih lokasi dan waktu yang optimal untuk pertumbuhan esports.
Dengan strategi baru ini, Moonton membagikan ekosistem esports mereka ke dalam lima wilayah utama. Ini mencakup SEA, Eropa Timur dan Asia Tengah, Timur Tengah dan Afrika, serta Asia Timur dan Asia Tenggara, yang mengindikasikan visi jangka panjang mereka.
Dominasi audiens di Asia Tenggara yang sebelumnya merupakan faktor utama kini mulai diimbangi dengan upaya menarik perhatian di Eropa. Pembuktian diri di M8 bisa jadi jalan bagi Moonton untuk menetapkan standar baru dalam esports.
Mobile Legends dan Perannya dalam Kancah Internasional
Mobile Legends tidak hanya berperan aktif dalam berbagai kompetisi lokal saja, tetapi kini juga mulai diterima di kancah internasional. Game ini dipastikan menjadi salah satu dari 16 game yang ikut serta dalam Esports Nations Cup 2026, yang merupakan prestasi besar bagi developer.
Tak hanya di Esports Nations Cup, Mobile Legends juga akan dipertandingkan sebagai cabang olahraga resmi di Asian Games Aichi Nagoya 2026. Hal ini menunjukkan bahwa game ini tidak hanya sebuah hiburan semata, tetapi juga memiliki potensi untuk berkembang menjadi olahraga yang diakui secara resmi.
Dengan banyaknya turnamen yang akan datang, Mobile Legends berpotensi menyentuh berbagai kalangan dan mendulang banyak penggemar baru. Ini adalah langkah penting dalam memperkenalkan esports kepada publik yang lebih luas.




